ONE OF SPECIAL MOMENT IN MY LIFE


Salah satu moment atau peristiwa yang menurut saya special walaupun itu cuma peistiwa kecil. Yang menurut sebagian orang mungkin suatu peristiwa yang kecil dan tidak berarti, namun tidak untuk saya. Karena dengan kejadian dan peristiwa itu menjadikan sedikit kebahagian, kebanggan, senyum kecil dari kedua orang tuaku tercinta.

Kurang lebih peristiwa itu terjadi sekitar 2,5 tahun yang lalu saat itu mungkin umurku belum genap 18 tahun. Iya, perisiwa kecil dan sederhana yang mungkin tidak berarti bagi orang lain, mungkin. Peritiwa itu adalah pengumuman penerimaan masuk perguruan tinggi negeri, disalaha satu PTN di Jawa Tengah, sederhana bukan? Alhamdulillah pada saat itu saya merupakan salah satu orang yang beruntung atau bejo. Peristiwa kecil itu merupakan salah satu cita-cita dan kebanggan bagi saya dan orang tua, yang ingin anaknya bisa bersekolah sampai perguruan tinggi negeri. Mereka merupakan orang tua yang hebat, sederhana, mulia dan mempunyai pemikiran mulai untuk menyekolahkan ankanya, walaupun keduanya cuma lulusan Smp dan Sma. Yah walaupun bukan jurusan yang saya inginkan dan cita-citakan selagi Sma. But its okaylah, mungkin ini merupakan salah satu rejeki ku untuk bersekolah.

Dulu pas 1 tahun sebelum bisa mendafatar dijenjang perguruan tinggi, atau waktu masi kelas XII SMA, kedua orang tua bapak ibu, pernah mengajak saya bicara. Inti dari pembicaraan tersebut yakni, mereka meminta maaf, Karena pada saat itu mereka bilang belum tau pasti apakah saya bisa melanjutkan bersekolah  ke jenjang perguuan tinggi atau tidak, dikarenakan ada krisis ekonomi, usaha keluarga mengalami penurunan pada saat itu. Mendengar perkataan bapak, saya pribadi agak bersedih, bukan permasalahan tidak bisa bersekolah ke jenjang perguruan tinggi. Nada bicara bapak yang pelan, dan agak tersendat yang membuat saya bersedih. Bapak merasa sedih dan gagal kalau semisal tidak mampu menyekolahkan anaknya. Ya Allah begitu mulianya mereka dengan memfasilitasi dan mengarahakan masa depan anaknya.

Untuk kedua orang tuaku, bapak , bu mohon maaf yang sebesar besarnya. Pengorbanan yang begitu besar belum bisa saya balas dengan kebanggaan. Maafkan anakmu ini yang cuma jadi mahasiswa payah, mahasiwa yang tidak punya prestasi. Malu sebenarnya, tapi emang kemampuan ankmu ini yang di bawah rata-rata. Semoga Allah segera memberiku kesadaran, kemampuan untuk mencapai kesuksesan. Jangan lelah doakan aku ya pak ,buk. Semoga kelak aku bisa menjadi kebanggan buat mereka, serta berguna bagi orang lain, amin.


0 komentar:

Posting Komentar