Nama : Riyan Dwi Hidayana
Nim : 6101416112
Live Report Uas



https://youtu.be/ZmPwt5JCvSA

Nama : Riyan Dwi Hidayana
Nim : 6101416112
Opini
Sport Jurnalism Adalah…….
Sport Jurnalism menurut saya adalah seperti jurnal dalam bidang olahraga atau jurnal yang isinya tentang seputar olahraga atau inforrmasi yang bersangkutan dengan olahraga. Kemudian yang saya ketahui tentang sport journalism yaitu salah satu mata kuliah jurusan pjkr di fik  unnes. Dan dengan adanya mata kuliah sport journalism ini mahasiswa pjkr dapat terlatih untuk menjadi kreatif dan juga mengajarkan untuk mengekpresikan dirinya didepan puplik atau masyarakat umum. Dan hal tersebut sangat memberikan manfaat dan juga dampak positif bagi mahasiswa pjkr fik unnes. Dan juga dengan adanya mata kuliah sport journalism ini mahasiswa pjkr fik unnes juga mendapatkan ilmu yang mungkin tidak didapatkan mahasiwa di jurusan lain ataupun di fakultas lain bahkan dari unniversitas lain selain UNNES semarang.


Nama : Riyan Dwi Hidayana
Nim : 6101416112
straigh news

Di tengah persiapan menggelar MotoGP Mandalika pada 2021, Indonesia turut menjajaki kemungkinan bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan balap jet darat Formula One (F1) juga di Mandalika. Selain itu, pemerintah juga menyeriusi niatan untuk menjadi tuan rumah dalam Olimpiade 2032.
Demikian disampaikan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer dan Erick Thohir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 22 Mei 2019, selepas pertemuan mereka dengan Presiden Jokowi.
Sirkuit Mandalika
(Maket Sirkuit Mandalika)
"Kami dari ITDC akan menyelenggarakan MotoGP di tahun 2021 di Mandalika. Bapak Presiden menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi bagi country branding Indonesia jika Indonesia juga mempunyai balap mobil F1 yang merupakan balap mobil terkemuka di dunia," ujar Dirut ITDC dalam keterangannya.
Menurut Presiden, sebagaimana yang dikatakan oleh Abdulbar, Indonesia dapat memanfaatkan ajang MotoGP sebagai upaya memperkuat citra Indonesia di mata internasional. Maka itu, ajang F1 juga dianggap tepat untuk semakin memperkuat citra tersebut mengingat saat ini pemerintah juga sedang menyiapkan sirkuit di Mandalika.




Nama : Riyan Dwi Hidayana

Nim : 6101416112

Profil Atlet Lari jarak Jauh asal inggris



Hasil gambar untuk profil mohammad farah



Sir Mohamed Muktar Jama "Mo" Farah, CBE adalah pelari jarak jauh berkebangsaan inggris yang memenangi medali emas pada even lari jarak jauh 5.000 dan 10.000 pada olimpiade london 2012 di Inggris dan Olimpiade Rio de janeiro tahun 2016. Wikipedia
Lahir: 23 Maret 1983 (usia 36 tahun), Mogadishu, Somalia
Tinggi: 1.75 m (5 ft 8​3⁄4 in)
Berat: 9 st 6 lb (60 kg)
Pasangan: Tania Nell (m. 2010)
Anak: Rhianna Farah, Hussein Mo Farah, Aisha Farah, Amani Farah
Pendidikan: Springwest Academy, St Mary's University, Twickenham


Nama : Riyan Dwi Hidayana
Nim : 6101416112
Feature
Perjalan Yang Sangat Menarik Bagi Saya
(CAPEK,NGANTUK,LAPAR)
Secuil cerita saya yang begitu melekat dan memberikan kesan padfa diri saya yaitu pada saat liburan semesteran saya memanfaatkan waktu nganggur saya dengan kegiatan yang menurut saya sangat-sangat bermanfaat dan juga menguntungkan bagi saya sendiri dan juga orang tua saya, karena ke4giatan yang saya maksut adalah sedikit membantu orang tua saya meskipun tidak secara langsung. Tetapi dari kelanjutan cerita tersebut yang membuat saya merasa terkesan dengan perjalanan tersebut yaitu memberikan suatu keunikan, yaitu pada awalnya saya sngat amat senang bisa membantu orang tua dengan memanfaatkan waktu liburan saya, lebih detailnya pada awal perjalanan saya yaitu saat hari libur saya ditawari oleh teman saya untuk ikut bergantian menjadi driver truck yang mengarah ke Jakarta dan membawa muatan kain konveksi yang sudah jadi pakaian siap dipasarkan. Kemudian sayapun mngiyakan dan berangkat. Kemudian dalam perjalan dari desa saya kea rah Jakarta aku dan temanku bergantian untuk nyetir trucknya, dan pada waktu perjalanan berangkatnya alahamdulillah tidak ada halangan dan lancar sampai kemudian setelah sampai Jakarta yang membuta sedikit kesan yaitu saya dan teman saya kehabusan uang saku untuk beli makan dan akhirnya kami kelaparan dari pagi smapai siang sampai menunggu bosnya yang punya barang menghampiri saya dan memberikan uang makan saya dan teman saya, kemudian setelah itu dilanjutkan menurunkan barang yang ada di truck dan dilanjutkan menaikkan barang meentah yang harus dibawa ke desa saya untuk di olah menjadi barang jadi lagi, tetapi selama perjalanan dari Jakarta ke desa saya itu memiliki sedikit kesan yang mungkin belum bisa saya lupakan, yaitu karena memang teman saya itu tidak begitu kuat untuk nyetir trucknya dimalam hari, maka saya yang menggantikannya dan itu berlangsung sampai pagi sekitar pukul 8 pagi samapi di tol brebes, dan disitulah saksi bisu yang mengukir cerita berkesan saya yaitu truck yang saya kendarai kehabisan bahan bakar di tengah tengah perjalanan jalan tol bresbes, dan kemudian mencari bantuan jugfa susah karena jauh dari rumah warga. Dan akhirnya meminta bantuasn petugas bantuan told an harus mengorbankan uang saku jatah makan kita untuk membayar biaya bantuan tol sebut. Dan sampai akhirnya setelah itu juga sampai di daerah mranggen juga ban trucknya bocor dan setelah itu sampai dirumahpun tidak mendappatkan upah karena uangnya habis untuk keperluan saat perjalan. Dan yang saya dapat hanyalah ngantuk, capek, lapar, dan juga pengalaman.nah itu lah cerita perjalanan yang saya anggap sangat menarik bagi saya.  


Sedikit cerita yang mungkin bagi orang lain adalah hal sepele,  tetapi tidak bagi saya dan moment tersebut adalah spesial bagi saya.  Karena apa,  karena hal itu saya dapatkan dengan tanpa terduga oleh benak saya,  yaitu suatu prestasi yang mana itu adalah prestasi muncul di luar perkiraan kemampuan saya, yaitu sebuah prestasi kejuaraan lari jarak jauh dengan jarak 10km. Dengan kategori mahasiswa. Kenapa saya mengatakan ini adalah hal yang tidak saya duga? Karena sebelumnya saya adalah bukan atlet dan saya juga kurang menguasai dalam basic atletik khususnya lari jarak jauh,  tetapi kenyataannya setelah saya bertanding,  

Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2 tingkat mahasiswa, padahal pesaing pesaing atau pelari yang mengikuti juga bisa dibilang atlet yang sudah memiliki pengalaman dan penguasaan teknik lari jarak jauh, tetapi mungkin karna ini adalah moment keberuntungan saya, dan juga mungkin saya memiliki bakat yang terpendam selama ini, maka dengan prestasi yang tidak terduga itu. Saya lebih memiliki kepercayaan diri dibanding sebelumnya, biarpun orang lain mungkin menganggap hal ini hal sepele tetapi hal ini adalah hal yang spesial buat saya.


Riyan Dwi Hidayana
6101416112



NAMA : ABDILLAH WAHAB
NIM : 6101416080
MATA KULIAH : SPORT JOURNALISM
YANG MENGESANKAN HIDUP!
          Sesuatu yang paling berkesan bagi saya adalah bisa melanjutkan pendidikan saya setelah purna dari sekolah menengah kejuruan saya. Berbagai  rintangan yang saya lalui dalam hidup saya untuk mengejar cita-cita saya sangatlah banyak dari mulai kondisi ekonomi keluarga saya yang pas-pasan sampai nilai hasil pendidikan saya yang juga pas-pasan.
            Akan tetapi dengan tekad dan juga ketekunan yang saya miliki saya berusaha supaya dapat melanjutkan pendidikan saya dengan cara mendaftar Bidikmisi. Segala upaya saya lakukan supaya bisa di terima di universitas impian saya yaitu universitas negeri semarang. Segala ikhtiar saya lakukan dari usaha secara lahir dan juga batin. Setiap hari saya belajar supaya berhasil dalam SBMPTN karena sekolahan saya di black list dari SNMPTN.
            Dan alhamdulillah segala ikhtiar dan doa saya terkabul saya di terima di UNNES lewat jalur SBMPTN. Akan tetapi rintangan yang saya hadapi tidak hanya itu saja. Setelah saya mendapat kabar gembira tentang penerimaan saya ternyata saya tidak di terima di Bidikmisi. Sebenarnya saya sudah putus asa karena ukt saya yang lumayan besar dan saya tau bagaimana perekonomian keluarga saya. Saya memutuskan untuk tidak mengambil kesempatan ini dan saya ingin bekerja saja membantu orang tua saya. Akan tetap karena kesadaran pendidikan yang tinggi oleh kedua orang tua saya serta keluarga saya.saya tetapdi paksa suapaya melanjutkan jenjang S1 di UNNES dan saya pun nurut apa kata kedua orang tua saya dan keluarga saya. Alhasil di pertengahan semester 1 saya mendapatkan Beasiswa Bidikmisi tambahan. Sungguh sebuah anugerah yang sangat luar biasa akhirnya saya dapat melanjutkan S1 saya dengan meringankan beban orang tua saya.
            Dan sungguh kenikmatan yang sangat berharga lagi saat saya terpilih dalam program SSE di KASETSART UNIVERSITY OF THAILAND di tahun 2018 di ikuti program KKL di NTU & ITE di Sngapore dan dilanjut ke Malaysia.
            Dan yang sangat berkesan lagi alhamdulillah besok saya mengikuti program PPL INTERNATIONAL di ITE Singapore. Sungguh kuasa Tuhan yang maha esa sangatlah besar. Saya yang rasanya tidak mungkin melanjutkan sekolah saya saya bisa melanjutkan sekolah saya dengan mendapatkan pengalaman-pengalaman yang sangat berharga.