Menyelam Sambil Minum Air




Di tahun ini merupakan tahun yang tidak bisa saya lupakan, dimana saya bisa mengikuti kegiatan KKL (kuliah kerja lapangan) ke luar negeri. Yang sebelumnya tidak terfikir sedikitpun di benak saya untuk pergi kesana karena membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pada kesempatan ini saya tidak menduga bisa pergi ke dua negara sekaligus.  Jumat (29/3) di Lab. Soegiono lebih tepatnya di ruang siding diadakan pembekalan KKL yang di hadiri oleh Bu Dekan, ketua jurusan, jajaran dosen dan peserta KKL 2019. Pembekalan ini saya mendapatkan informasi gambaran seperti tata cara saat berada di negara sebelah. Setelah bu Dekan memberi beberapa motivasi, kami yang berada di ruangan melakukan foto Bersama dan dilanjut kegiatan lainnya.
Pemberangkatan pada hari Minggu (31/3) seluruh peserta KKL harus sudah ready di bandara Ahmad Yani pukul 14.00 dan saya berangkat dari kost menuju bandara menunggangi gocar. Berhubung ini pertama kali ke luar negeri persiapan dari nol, tak lupa saya membawa paspor yang jauh hari sudah saya siapkan. Pemberangkatan pukul 15.45 sebelum itu diadakan pengecekan di paspor dll, sesampai di dalam pesawat saya duduk bersandar dan tertidur karena menikmati perjalanan.
Perjalanan cukup memakan waktu 01.55 menit dan akhirnya tiba di bandara changi. Disana kita di jemput menggunakan bus dari pihak hostel. Pada hari pertama kita di beri waktu untuk beristirahat dan hari kedua kita mulai melaksanakan kegiatan dimana kita pergi ke kampus NAI, perjalanan menuju kesana kita di antar menggukan bis hostel. Kampus disana sungguh spektakuler dimana saya belum pernah menjumpai berbagai sarana prasarana yang begitu megah. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan. Di Singapura saya makannya nasi Lemak yang seharga 3$-5$ itupun sekali makan.
 Perjalanan dari tempat satu ke tempat lainnya menggunakan MRT turist past yang hanya berlaku selama tiga hari. Pertama saya bingung bagaimana cara naik MRT karena perpindahan gerbang dan gerbangnya selalu berada didalam mall. Setelah sering menggukan MRT saya pun paham dan lebih sering jalan jalan sendiri dan belanja, tanpa aku sadari sampai menguras ini dompet.
 Beberapa hari di Singapura kini berlanjut perjalanan menggukan bis menuju ke Johor Baru dan transit beberapa jam diterminal. Sesampai disana saya sakit alergi dan kemudian saya dan beberapa teman yang lain menyewa kamar sendiri, agar bisa istirahat dengan maksimal. Siang hari saya pesan gocar lewat aplikasi grab, dan menuju ke apartemen gabung dengan teman teman yang lain. Di Malaysia saya tidak bisa menikmati susasa dan bahkan tidak keluar apartemen kecuali beli makan karena sedang sakit. Meskipun disana saya tidak ikut liburan tetapi sangat menghabiskan banyak uang. Karena biaya transportasi yang sangat mahal sehingga isi dompet saya tipis seperti pembalut.
Liburan berakhir kami berkemas dan bersih bersih apartemen kemudian menuju bandara KLIA menggukan grab. Sesampai di bandara saya istirahat di teras karena masih dalam keadaan kurang fit. Pemberangkatan pukul 05.00 saya tertidur didalam pesawat sambil menikmati perjalanan menuju Indonesia. Setelah beberapa di atas udara akhirnya landing di bandara Ahmad Yani, disana mulai pengecekan berkas paspor, Imigrasi dll. Dari bandara menuju kos saya pesan taxi dan kembali dengan selamat. Perjalanan sangat mengasikan dan tidak akan terlupakan.

  
Nama : Kharisma Wati
Nim: 6101416089

0 komentar:

Posting Komentar