Banyak orang yang beranggapan bahwa kuliah dalam bidang olahraga hanya
bermodal fisik saja. Tetapi pemikiran itu salah besar, karena Fakultas Ilmu
Keolahragaan (FIK) di Universitas Negeri Semarang (UNNES) khusunya pada jurusan
Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) terdapat mata kuliah wajib
yaitu sport journalism yang di dalamnya tidak
ada aktivitas fisik. Mahasiswa
FIK Unnes mendapat tambahan mata kuliah tetapi di luar dari bidang
olahraga yaitu sport jurnalism. Tujuan kuliah ini untuk memperluas
pandangan bahwa mahasiswa lulusan dari PJKR tidak selalu menjadi guru,
ada banyak kesempatan pekerjaan di luar menjadi guru.
Sport Jurnalism merupakan kuliah baru yang di ampu langsung oleh
Drs. Bambang Priyono, Mpd. dan Dwi Gasar Santi Wijayanti S.Pd M.Pd. sebagai
dosen FIK Unnes. Kuliah ini sangat membantu mahasiswa terutama masalah tentang
tulis menulis, baik saat menyusun paper, makalah ataupun skripsi. Cocok sekali
bagi mahasiswa yang suka menulis Pada kuliah ini mahasiswa diajarkan bagaimana
rasanya menjadi seorang wartawan, bagaimana cara menulis berita, membuat feature , membuat artikel / opini dan lain
sebagainya. Dalam membuat berita dituntut harus berdasarkan fakta dan
tidak boleh meng ada-ada, untuk feature mahasiswa dituntut untuk membuat
karangan yang menarik. Penulis bisa memberikan pendapatnya pada tulisan ini
tetapi tiadk bercerita, topik karangan ini bisa mengenai seorang tokoh atau kejadian-kejadian
unik tetapi lebih panjang dari membuat berita dan tentunya berdasarkan fakta.
Dalam
mata kuliah Sport Jurnalism yang di dapat pada semester 6 ini,
kita dituntut untuk memahami tentang media dalam pembuatan suatu berita di
dunia olahraga. Dalam matakuliah sport
jurnalism ini
kita mempelajari berbagai macam berita yaitu straight news, reportase, feature, opini, redaksi dll. Lalu kita membuat blog dengan sistem
berkelompok, dalam mengisi blog tersebut terdapat banyak hal wawasan seputar
olahraga yang dapat memberikan informasi kepada pembaca blog. Hal ini
menjadikan sarana mudah untuk para pembaca yang ingin lebih mengerti akan
banyaknya cabang olahraga didunia. Sistem
pembagian tugas yang diberikan dosen pengampu yaitu dengan menggunakan sistem
deadline atau kejar target. Dimana, setiap minggunya materi dan tugas yang
diberikan berbeda-beda tergantung paham tidaknya mahasiswa dalam mengerjakan
tugas yang telah dijelaskan sebelumnya. Untuk
meningkatkan tulisan
berita dari mahasiswa, diharapkan agar adanya Penjelasan serta pemberian contoh
memungkinkan untuk para mahasiswa lebih mengetahui susunan yang benar. Adanya
pengecekan tugas yang dikerjakan mahasiswa serta penilaian. Terakhir terdapat
remidial bagi mahasiswa yang belum mencapai batas nilai starndar yang bertujuan
untuk mengetahui benar salahnya tata tulis jurnalistik.
Opini.
Nama : Rahardian Bayuaji Pamungkas
NIM : 6101415071
0 komentar:
Posting Komentar