Mahasiswa FIK tidak selalu menjadi Guru! Ada Alternatifnya!

     Mahasiswa PJKR FIK UNNES aka mendapatkan mata kuliah sport jurnalismyang bertujuan untuk memperluas pandangan bahwa mahasiswa lulusan PJKR tidak selalu menjadi guru saja. Namun menurut saya lulusan PJKR maupun PGPJSD juga ada kesempatan untuk menjadi seorang Jurnalis terutama dalam bidang olahraga. Untuk mahasiswa yang telah menggeluti salah satu cabang olahraga sesuai bakatnya misalnya saya menggeluti olahraga Panahan dan saya memperdalam ilmu Jurnalis tentunya bila saya menjadi seorang Jurnalis Panahan maka saya akan lebih menguasai dalam hal ini. Begitu juga dengan cabang olahraga yang lainnya. 
   Mata Kuliah Sport Jurnalism ini mahasiswa diajarkan bagaimana menjadi seorang wartawan, bagaimana cara menulis berita, membuat Future, membuat artikel/opini dan lain sebagainya. Dalam membuat berita dituntut harus berdasarkan fakta dan tidak boleh ada unsur rekayasa. Untuk Future mahasiswa dituntut untuk membuat karangan yang menarik dan sistematis. Penulis bisa memberikan pendapatnya pada tulisan ini tetapi tidak bercerita, topik karangan ini bisa mengenai seorang tokoh atau kejadian-kejadian unik tetapi lebih panjang dari membuat berita dan tentunya berdasarkan fakta. Tulisan opini penulis bisa menuangkan ide-idenya secara gamblang, mengenai hal-hal yang mungkin sedang dibicarakan orang banyak ataupun yang aktual. Pada penulisannya opini seharusnya tidak berbelit-belit dan langsung pada pokok permasalahannya. 
    Pada intinya mata kuliah ini banyak belajar berlatih menulis,kesalahan pasti ada apalagi mahasiswa yang baru belajar jurnalistik, bahkan seorang wartawanpun kerap melakukan kesalahan dalam menulis berita. Lulusan PJKR memang orientasinya untuk menjadi guru penjas tetapi dengan dengan adanya mata kuliah Sport Jurnalism ada alternatife untuk mendapatkan pekerjaan yang lain.
NAMA                  : Rahardian Bayuaji Pamungkas
NIM                       : 6101415071

0 komentar:

Posting Komentar